topologi jaringan star kelebihan dan kekurangannya

Topologi Jaringan Star dengan kelebihan dan kekurangan

Pengertian Topologi Jaringan Star 

Apa itu topologi jaringan star?ialah merupakan bentuk jaringan yang menghubungkan antar komputer yang mirip seperti bintang (star). Dari model bintang ini memiliki node pusat yang berada di tengah. Model topologi ini yang paling sering digunakan di sekolah, perkantoran, warnet, dan perusahaan yang menghendaki jalur koordinasi terpusat. Hal ini memungkinkan sebelum data dialirkan ke client, data tersebut disaring dulu di computer pusat. Jika ingin menghubungkan 2 jaringan tinggal node pusat dihubungkan dengan node pusat lainnya tampak seperti  gambar.

gambar topologi jaringan star

Gambar Topologi Jaringan Star

Jika anda membuat jaringan dengan menghubungkan dengan 2 group yang berbeda maka akan tampak seperti pada gambar di bawah ini.

topologi jaringan star 2 group

Terlihat pada gambar 2 jaringan yaitu group A dan group B dihubungkan melalui terminal pusat.

Kabel yang digunakan untuk Topologi Jaringan Star

Model Star ini dapat dikenali dengan adanya setiap computer/host terhubung langsung dengan perangkat pusat seperti switch/hub/repeater. Untuk pemakaian kabel pada topologi star biasanya menggunakan kabel UTP (Unshield Twisted Pair). Seiring perkembangan jaman kabel UTP sudah mulai digantikan dengan kabel Fiber Optik. Pemakaian konektor menggunakan konektor RJ45 untuk kabel UTP.

kabel yang digunakan topologi jaringan star

Cara Kerja Topologi Jaringan Star

cara kerja topologi jaringan star

Perusahaan yang menggunakan topologi star ini harus menentukan pusat dari jaringan itu menggunakan switch ataukah hub. Untuk perangkat switch biasanya memiliki daftar CAM ( Content Addressabel Memory ) yang berfungsi menyimpan daftar IP Address komputer yang ada di jaringan. Untuk perangkat HUB tidak memiliki fasilitas CAM didalamnya.

Melihat dari gambar diatas jaringan menggunakan perangkat pusat HUB, oleh karena itu jika computer A melakukan pengiriman data ke computer B, maka HUB tersebut akan memeriksa ke seluruh jaringan apakah ada alamat computer yang dituju computer A. Jika pemeriksaan alamat ada di jaringan misalkan computer B, maka HUB akan meneruskan paket dari computer A ke computer B.

Perbedaan yang mendasar antara switch dan Hub yaitu setiap ada pengiriman paket data HUB akan selalu memeriksa tiap alamat dari komputer tersebut. Sedangkan Switch sudah memiliki daftar CAM dalam dirinya sehingga tidak perlu melakukan pengecekan ke setiap computer lagi. Dengan perbedaan proses inilah perangkat pusat pada jaringan yang menggunakan Switch lebih cepat daripada menggunakan Hub. Kelebihan inilah yang membuat harga Switch lebih mahal daripada harga Hub. Selain itu, Switch pun masih dibagi menjadi 2 bagian yaitu switch managed dan unmanaged.

Keuntungan Topologi Jaringan Star

Dengan menggunakan topologi ini anda akan mendapatkan berbagai macam keuntungan antara lain :

  • Penambahan dan pengurangan perangkat lebih mudah

Penambahan perangkat baru pada jaringan topologi ini memungkinkan hingga puluhan dibandingkan dengan topologi jaringan bus yang hanya maximal 10 perangkat. Selain itu penambahan perangkat baru tidak harus install ulang jaringan, langsung saja perangkat dihubungkan dengan server pusat.

  • Kerusakan satu perangkat tidak mempengaruhi perangkat yang lain

Karena sifat jaringan ini konvergensi / terpusat satu perangkat, jika ada perangkat satu rusak cukup cek jalur kabel dari perangkat tersebut ke pusat server tanpa mempengaruhi perangkat yang lain.

  • Kuat terhadapat jalur data yang sibuk

Dengan penggunaan  CAM dalam switch memungkinkan kecepatan masing-masing perangkat sama besar sehingga  dapat mempercepat akses transfer data antar perangkat satu dengan yang lainnya.

  • Akses control terpusat

Dengan menggunakan jaringan bentuk star server pusat dapat memantau aktivitas dalam jaringan tersebut.

  • Deteksi kesalahan lebih mudah

Kerusakan pada model topologi ini cukup cek kabel, switch maupun langsung kondisi server. Kebanyakan kerusakan pada jaringan ini berada di sisi server karena beban yang dialirkan ke server sangat besar.

  • Keamanan jauh lebih tinggi

Dalam implementasinya topologi star ini memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi, sehingga tidak mudah untuk diterobos / dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kelemahan Topologi Jaringan Star

selain kelebihan yang dimiliki topologi star ini, ada juga kelemahan jika menggunakan topologi model star ini antara lain :

  • Jaringan tergantung terminal pusat

Karena menggunakan sistem terpusat, kerusakan pada bagian pusat sangat rentan. Terminal pusat down maka seluruh aktivitas jaringan akan down. Untuk itu perlu penangan / perawatan khusus untuk terminal / perangkat pusat tersebut.

  • Biaya jaringan lebih mahal

Model jaringan yang point to point yaitu satu device computer langsung terhubung ke pusat terminal membuat model topologi star ini memerlukan biaya besar dalam pembuatannya. Apalagi ketika anda memiliki ruangan yang luas untuk membuat jaringan ini, semakin mahal pula biaya yang akan dikeluarkan, karena harus memakai banyak kabel.

  • Kecepatan menurun ketika perangkat terlalu banyak

Dengan transfer data terpusat membuat aktifitas pada terminal pusat akan menjadi sangat besar, terlebih jika banyak penambahan perangkat baru dengan hanya menggunakan satu terminal saja. Solusi untuk masalah ini dengan membagi jaringan star ini menjadi jaringan kecil-kecil atau menjadi group jaringan.

Contoh Topologi Jaringan Star

implementasi penggunaan dalam jaringan star ini bisa diterapkan di berbagai macam kondisi seperti perusahaan, sekolah, instansi, warnet dan lainnya. Berikut ini kami berikan contoh implementasi topologi jaringan star yang ada.

contoh topologi jaringan star warnet
Penerapan dalam Jaringan Warnet
contoh topologi jaringan star untuk rumah
Contoh Jaringan Untuk Rumah
contoh topologi jaringan star untuk perusahaan besar
Topologi jaringan star untuk perusahaan besar

 

Please Share This

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *