bentuk topologi jaringan mesh kelebihan dan kekurangannya

Topologi jaringan mesh kelebihan dan kekurangannya yang harus anda ketahui

Pengertian Topologi Jaringan Mesh

Bentuk topologi jaringan mesh adalah kumpulan komputer yang dihubungkan dengan node-node menjadi satu. Ketika dilihat secara global jaringan mesh ini membentuk seperti bentuk jaring.

Dalam topologi jaringan mesh ini tidak membutuhkan perangkat pusat. hal ini dapat terjadi karena tiap node langsung terhubung ke node lainnya yang tampak seperti gambar ini

jenis topologi jaringan mesh
dash10mesh.blogspot.com

Kebutuhan yang diperlukan untuk membentuk type jaringan mesh ini lebih banyak. Beda dengan model topologi jaringan komputer yang lain seperti topologi jaringan star, bus dan ring.

Hal ini disebakan setiap device / node dalam jaringan ini langsung terhubung dengan node yang lain tanpa adanya perantara.

Pembuatan model topologi mesh ini menggunakan perhitungan sebagai berikut

N  ( N – 1 ) / 2

N : jumlah sentral

Ketika anda membuat jaringan dengan model mesh harus menganut rumus diatas. Kita ambil contoh mau membuat jaringan mesh dengan 10 unit komputer, maka perhitungannya adalah 10 ( 10 – 1 ) / 2 = 45.  Sehingga untuk membentuk jaringan dengan topologi jaringan mesh membutuhkan 45 koneksi jaringan.

Jenis topologi jaringan mesh biasa dipakai untuk jaringan dengan skal kecil, karena kecepatan jaringan model ini sangat cepat sekali. Tiap node terhubung langsung antar node lainnya yang sering dinamakan dengan dedicated links.

Topologi Jaringan Mesh Dan Cara Kerjanya

cara kerja jaringan mesh
from wikipedia

Dengan membuat jaringan komputer model mesh memang sangat membutuhkan biaya yang lumayan mahal karena harus menghubungkan banyak sentral. Dalam pembuatan jaringan akan membutuhkan NIC yang lebih dari satu pada tiap device/komputer yang akan di hubungkan.

Oleh karena itulah jenis topologi ini kurang diminati oleh pengembang jaringan. Proses transfer data dilakukan tiap komputer langsung ke komputer lain. Sedangkan proses penerimaan data juga dilakukan komputer tersebut, namun melalui NIC yang berbeda dengan NIC untuk transfer data.

Artinya komputer melakukan transfer data ke komputer lain memerlukan 2 NIC yang berbeda. Bisa dibayangkan jikalau ada banyak yang terhubung ke komputer tersebut, berapa banyak kabel yang diperlukan untuk membuatnya.

Dalam pengaplikasiannya model jaringan mesh terbagi menjadi 2 yaitu full connected dan partial connected

Full connected : tipe ini menuntut seluruh komputer yang ada dalam jaringan itu harus terhubung satu sama yang lainnya.

Partial connected : tiap komputer terhubung jaringan namun tidak menyeluruh

kelebihan dan kekurangan topologi jaringan mesh
Kelebihan Topologi Jaringan Mesh

Jenis topologi jaringan mesh ini memiliki rancangan yang memiliki keunikan tersendiri yakni jaringan ini memiliki rute alternative yang beragam. Jalur alternative ini bekerja  ketika satu komputer mengirim pesan dapat dilakukan melalui rute yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan karena satu unit komputer memiliki NIC yang banyak untuk melakukan transfer data. Berikut ini kelebihan menggunakan topologi jaringan mesh :

  • Topologi mesh ini memiliki kecepatan yang sangat tinggi karena setiap komputer dapat terhubung langsung ke komputer lain tanpa melalui komputer lain atau perangkat lain.
  • Kerusakan pada komputer X dan Y yang saling terhubung , tidak akan mempengaruhi koneksi komputer yang lain. Karena sifat inilah jaringan ini dikenal memiliki sifat robust.
  • Untuk keamanan bisa dipastikan aman, karena komputer lain tidak dapat mengakses komputer yang tidak terhubung langsung kepadanya
  • Ketika terjadi kerusakan pada jaringan, mudah untuk diindetifikasi.
  • Koneksi yang buruk tidak akan mempengaruhi komputer, karena sistem operasi jaringan akan tetap berjalan
  • Dengan sifat robust jaringan ini dapat memiliki bandwith yang lebar.
  • Dapat menampung banyak pengguna yang aktif
  • Tabrakan transfer data tidak akan terjadi

Kekurangan Topologi Jaringan Mesh

Proses routing dalam jaringan mesh ini dapat dilakukan antar simpul, baik itu pengiriman file atau gambar bahkan suara. Dari sinilah ketika jalur koneksi lagi down, terputus dapat dilakukan rekonfigurasi ulang.

Berikut ini kekurangan yang dimiliki model jaringan mesh ini :

  • Biaya untuk membuat jaringan ini termasuk mahal. Semakin banyak unit komputer yang dihubungkan semakin banyak kebutuhan I/O port dan kabel yang harus disiapkan.
  • Konfigurasi tiap komputer tergolong rumit. Hal ini terjadi karena satu komputer bisa di setting ke banyak port yang lain
  • Membutuhkan ruang yang luas karena kabel yang dibutuhkan sangat banyak.
  • Perawatan membutuhkan waktu lebih banyak dan mahal

Melalui paparan diatas dapat disimpulkan untuk membuat topologi jaringan mesh ini sangat memerlukan biaya yang mahal karena peralatan yang dibutuhkan sangat banyak. Selain itu perawatan juga lumayan rumit dan harus ada teknisi khusus untuk melakukannya.

Namun dibalik kelemahan tersebut jaringan model mesh ini memiliki kecepatan yang sangat tinggi dalam melakukan transfer data. Jaringan model ini juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi pula.

Sekarang tinggal anda memilih jaringan yang ingin anda buat, apakah jaringan model mesh ini atau tipe jaringan model lain seperti topologi jaringan star maupun topologi jaringan bus. Silakan anda putuskan sendiri.

JANGAN LUPA SHARE ARTIKEL INI KE SOSIAL MEDIA KAMU YAA dengan tombol di bawah ini

Please Share This

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *