cara menanam cabe rawit

Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik Rumah Tangga dan Usaha

Cara Menanam Cabe – Salah satu tanaman yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat dan menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan yaitu cabai rawit. Bukan hanya fungsinya sebagai penyanding sambal, namun juga sebagai hiasan di rumah. Penggemar cabe rawit tentu sangat membutuhkan ketika hendak makan agar ada sensai pedas. Bahkan rasa pedas pun sudah ada yang memakainya sebagai brand dalam sebuah usaha yang berhubungan dengan kuliner.

Untuk melakukan penanaman cabe rawit ini dapat anda lakukan dalam berbagai lokasi dan media. Salah satu yang paling sering dilakukan terutama untuk rumah tangga dengan menggunakan media tanam pot. Jika ada sisa lahan lebih banyak, anda dapat menanamnya dilahan tersebut. Bahkan bagi yang kekurangan lahan seperti diluar negeri mereka melakukan penanaman cabe rawit dengan media hidroponik.

Peluang usaha dari hasil jualan cabe rawit dapat digunakan sebagai salah satu pilihan jenis usaha. Mengingat harga cabe rawit yang lumayan, dapat menambah pundi-pundi uang anda. Apalagi ketika adanya hari besar bisa dipastikan harga cabe rawit akan melambung tinggi.

Ada beberapa hal yang dapat anda siapkan untuk melakukan penanaman cabe rawit :

  1. Penentukan lokasi

Letak lokasi akan menjadi penentu sebuah tanaman agar tumbuh dengan baik. Agar tanaman cabe rawit dapat tumbuh dengan baik haruslah memenuhi beberapa syarat antara lain :

  • Kebutuhan akan sinar matahari harus selalu tersedia
  • Media tanam dengan tanah harus memiliki unsur hara yang cukup dan gembur
  • Suhu udara sekitar 24-27 derajat celcius dan udara lembap
  • Jika diukur PH tanah sekitar 5-7
  • Tumbuh cabe rawit biasa di dataran 300-2000 DPL
  1. Pengolahan media tanam

media tanam cabe rawit

Media tanam yang harus disiapkan untuk penanaman cabe harus bagus. Cara untuk membuat media tanam dengan tanah harus digemburkan dahulu hingga beberapa hari. Setelah tanah gembur, lakukan pengapuran jika tanah PH nya kurang dari 5 dengan Dolomite.

Ketika PH sudah terpenuhi, silakan diberikan pupuk kandang dengan takaran sekitar 5 ton / hektar. Jangan lupa pengaturan air dan sinar matahari agar terserap baik oleh tanaman cabe rawit. Pengaturan tata letak jarak tanam antar tanaman cabe rawit sangat menentukan pemenuhan kebutuhan hara cabe tersebut.

Buatlah bedengan di lahan tersebut dengan lebar 1 meter dan tinggi 30 cm sehingga terbentuk parit. Bedengan tersebut tutuplah dengan plastik dengan memberikan lubang untuk ditanam cabe tersebut. Berikan jarak antar bedengan sekitar 70 cm, dan jarak tanam antar cabe sekitar 60 cm. Tunggu kurang lebih selama seminggu sebelum melakukan penanaman cabe rawit tersebut.

  1. Bibit cabe rawit

Pemilihan bibit yang baik akan membuat panen cabe rawit hasilnya lebih banyak. Jika untuk keperluan rumah tangga cukup bibit cabe ini anda buat sendiri dari biji-biji cabe. Jika penanaman dalam versi besar untuk industri hendaknya anda membeli khusus di toko untuk pemenuhan biji cabe.

Anda dapat membuat biji cabe sendiri dari mengupas cabe yang masih segar. Kemudian keringkan biji cabe tersebut di bawah sinar matahari hingga kering.

  1. Penyemaian

cabe dalam polybag

Pada proses penyemaian ini bibit cabe masih silakan tempatkan cabe pada polybag kecil. Setiap polibag untuk satu cabe dengan dicampur tanah dan pupuk. Selama seminggu hindarkan benih-benih cabe dalam polibag itu terkena sinar matahari secara langsung. Ketika benih sudah tumbuh cambah, barulah anda dapat menanam benih cabe ke media tanam yang telah disiapkan diatas.

  1. Melakukan penanaman

Sekitar 4 minggu benih dalam polibag dengan keluar daunnya, barulah sudah siap untuk ditanam. Berilah pupuk pada tanah media tanam sebelum ditanami benih cabe. Hendaknya melakukan penanaman cabe pada media tanam waktu pagi atau sore hari.

Lepaskan polibag sebelum ditanam dan lakukan penanaman secara perlahan. Tutup benih cabe yang ditanam dengan tanah sebatas ujung pangkalnya.

  1. Panen

panen cabe rawit
Tempo.Co

Anda dapat melakukan pemanenan cabe rawit kurang lebih setelah berusia 60-80 hari. Lakukan pemetikan sekitar 2-3 hari sekali dengan kondisi cabe sudah matang. Gunakan gunting untuk melakukan pemetikan dan simpan hasil cabe pada tempat yang teduh biar tidak terkena jamur.

 

 

Please Share This

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *